Abadi Lestari (RLCO) Gunakan Rp 57,74 Miliar Dana IPO untuk Beli Bahan Baku

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
JAKARTA, KOMPAS.com – PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) merealisasikan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) sesuai roadmap bisnis yang telah ditetapkan hingga 2027.

Hingga 30 Juni 2026, RLCO telah merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp 57,74 miliar dari total dana bersih hasil IPO sebesar Rp 100,23 miliar, seluruhnya sesuai dengan rencana penggunaan dana yang telah disampaikan dalam prospektus.

Dana hasil IPO tersebut digunakan untuk mendukung pengadaan persediaan (pembelian bahan baku) melalui PT Realfood Winta Asia sebagai entitas anak Perseroan.

Penggunaannya dilakukan secara bertahap mengikuti kebutuhan operasional dan tahapan implementasi yang telah direncanakan guna mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Baca juga: BEI Tambah 37 Saham ke Daftar HEC, Total Jadi 51 Emiten

Direktur Utama PT Abadi Lestari Indonesia Tbk Edwin Pranata mengatakan, pengelolaan dana hasil IPO merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam mengoptimalkan modal yang dipercayakan investor.

“Kami berkomitmen mengelola dana hasil IPO secara disiplin, efektif, dan bertanggung jawab. Setiap realisasi penggunaan dana dilakukan berdasarkan roadmap bisnis yang telah ditetapkan hingga 2027 sehingga dapat mendukung kebutuhan operasional Perseroan sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham,” ujar Edwin dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

Hingga akhir Juni 2026, RLCO masih memiliki sisa dana hasil IPO sebesar Rp 42,49 miliar dari total dana bersih yang diperoleh.

Dana tersebut ditempatkan pada rekening giro perseroan guna menjaga likuiditas dan akan direalisasikan secara bertahap sesuai target waktu penggunaan dana hingga 2027.

Direktur PT Abadi Lestari Indonesia Tbk Dwiadi Prastian Hadi mengatakan, realisasi penggunaan dana hingga semester pertama tahun 2026 berjalan sesuai rencana dan tidak mengalami perubahan dari alokasi yang telah disampaikan kepada publik.

“Realisasi penggunaan dana hasil IPO hingga periode pelaporan masih berada dalam jalur yang telah direncanakan. Sisa dana tetap ditempatkan pada rekening giro Perseroan untuk menjaga fleksibilitas dan likuiditas sehingga siap digunakan sesuai tahapan implementasi. Hingga saat ini tidak terdapat perubahan maupun deviasi terhadap rencana penggunaan dana sebagaimana tercantum dalam Prospektus,” jelas dia.

Perseroan secara berkala menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum kepada Otoritas J… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Rabu, 15 Juli 2026 11:44:00 WIB*