Pada Rabu, 24 Juni 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia turun sebesar 1,62% menjadi level 6.002,20, menurut data yang diterima oleh EinsNews. Meskipun IHSG menguat hingga ke level 6.171,38 pada awalnya, tekanan di pasar saham Indonesia terjadi setelah itu. Tekanan tersebut didorong oleh berbagai faktor, termasuk penurunan harga beberapa emiten yang menarik perhatian analis seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dari Grup Sinar Mas dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dari afiliasi Grup Salim. Analis Maybank Sekuritas melihat potensi fundamental yang menarik pada kedua emiten tersebut, terutama DSSA yang telah mengalami penurunan hingga -79,05% ytd. Menurut analisis Maybank Sekuritas, DSSA merupakan perusahaan yang sedang membangun ekosistem teknologi digital dalam skala besar dan memiliki cashflow kuat dari bisnis batu bara. Sementara itu, AMMN terlihat menarik dari segi valuasi (imbas dari tekanan jual efek MSCI) ditambah dengan turnaround story yang layak untuk dicermati. Maybank Sekuritas juga menyoroti potensi dual listing di Hongkong sebagai katalis tambahan untuk AMMN. Dari sisi teknikal, pasar telah bergerak ke arah positif, mencapai level 6.171,38 pada awal perdagangan Rabu. Meskipun demikian, diperlukan pemantauan yang lebih intensif terhadap beberapa emiten yang menarik perhatian untuk memastikan peluang dan risiko potensial mereka.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** DSSA, AMMN
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Selasa, 14 Juli 2026 14:14:02 WIB*