Pasar saham Indonesia kembali menunjukkan sentimen negatif dengan IHSG turun berkelanjutan. Setelah dua hari peningkatan sebesar 17,5 poin atau setara 0,3% pada perdagangan Senin (6/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menurun 102,9 poin pada pembukaan perdagangan Jumat (28/6). IHSG berada di level 5.896,1 atau turun sekitar 1,7%. Hal ini menguji batas atas level dan menunjukkan ketidakstabilan yang terus-menerus dalam pasar saham Indonesia.
Sementara itu, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham yang telah melonjak tajam. Suharto Purnama dari Phintraco memaparkan ini dalam sesi rapat bersama investor di Jakarta pada 28 Juni 2026. Dalam rangkaian acara tersebut, dia mengungkapkan bahwa pergerakan positif terhadap beberapa saham telah menjadi momentum pembalikan IHSG yang sedari lama menunjukkan kecenderungan jenuh.
Aziz Sitorus dari Investment Specialist Indonesia mencatat bahwa IHSG belum lagi berada dalam situasi stabil. Penurunan ini mengindikasikan bahwa masih ada ketidakpastian terkait dengan kondisi ekonomi dan geopolitik yang mempengaruhi pasar saham. Aziz juga menyarankan kepada investor untuk tidak terburu-buru menjual saham-saham yang sebelumnya sudah mengalami peningkatan tajam.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Selasa, 14 Juli 2026 09:03:00 WIB*