Bisnis.com, JAKARTA – Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out. Sejumlah saham emiten afiliasi Grup Bakrie telah tercatat dalam daftar 10 saham dengan koreksi terdalam sepanjang pekan yang dimulai pada Senin, 22 Juni hingga Jumat, 26 Juni 2026. Saham-saham tersebut termasuk ENRG, BRMS, VKTR, dan BIPI.
Dikutip dari statistik…
Seiring dengan fenomena ini, perusahaan-perusahaan Grup Bakrie juga menghadapi tekanan dalam hal likuiditas pasar saham. PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2026 dengan dana dari IPO sebesar Rp609,98 miliar, telah mengumumkan bahwa uang tersebut akan digunakan untuk pelunasan utang, dukungan anak usaha, modal kerja, dan pembangunan JEC Bali Sanur.
Sementara itu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), bagian dari konglomerat Prajogo Pangestu, telah menyiapkan diri untuk gelar IPO potensial, yang diperkirakan akan dilakukan pada bulan Juli 2026. Data terbaru dari BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan terdapat lima calon emiten yang mungkin diluncurkan pada bulan tersebut.
Dalam konteks ini, beberapa saham sektor consumer staples di Indonesia, seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), hingga PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), mengalami penurunan dalam eksposur dana pasif asing berbasis metodologi MSCI. Meskipun banyak analis melihat potensi sektor consumer staples sebagai saham yang terdorong, eksposur investor dari luar negeri masih berkurang atau bahkan hilang.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** ENRG, BRMS, VKTR, BIPI
*Tanggal Source Berita: Selasa, 14 Juli 2026 08:03:39 WIB*