PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), salah satu bank terkemuka di Indonesia, telah menetapkan untuk menyumbang sejumlah besar pajak kepada negara dalam periode tiga bulan pertama tahun 2026. Total setoran konsolidasi BRI mencapai Rp19 triliun, yang terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp8,1 triliun dan dividen tahun berjalan sebesar Rp11,0 triliun. Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menegaskan konsistensinya sebagai salah satu tulang punggung penerimaan negara dari industri keuangan nasional. BBRI yang berfokus pada segmen UMKM ini terus menunjukkan angka setoran pajak dan dividen yang signifikan dalam tiga tahun terakhir, mencapai Rp50 triliun pada 2023, Rp57 triliun pada 2024, dan Rp55 triliun pada 2025. Adapun komponen wajib pajak yang dipenuhi oleh perseroan meliputi Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Meterai, Pajak Penghasilan Badan, hingga Pajak Daerah. BBRI Group sukses membukukan laba bersih sebesar Rp15 triliun dan ekspansi neraca keuangan yang sehat, terlihat dari total aset BRI Group tumbuh 7,2% secara tahunan menjadi Rp2,250 triliun. Pertumbuhan ini diimbangi oleh penyaluran kredit dan pembiayaan hingga 13,7% secara tahunan menjadi Rp1,562 triliun.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BBRI
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Selasa, 14 Juli 2026 10:01:12 WIB*