Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Pakaian dari merek fesyen cepat Shein di kantornya di Sao Paulo, Brasil . Foto: Reuters .
Peritel fesyen cepat Shein baru saja menerima “lampu hijau” dari regulator sekuritas Tiongkok untuk melanjutkan pencatatan sahamnya di Hong Kong. Keputusan ini membawa perusahaan lebih dekat ke IPO bernilai miliaran dolar yang telah tertunda selama bertahun-tahun.
Pengumuman resmi yang diposting di situs web Komisi Regulasi Sekuritas China (CSRC) pada tanggal 11 Juli mengakhiri penantian lebih dari satu tahun bagi pengecer online ini.
Shein terpaksa mengalihkan fokusnya ke bursa saham Hong Kong setelah upaya IPO-nya di New York dan London berulang kali menghadapi penolakan keras dari politisi dan regulator Barat. Hingga saat ini, perjalanan perusahaan untuk go public telah berlangsung lebih dari empat tahun.
Setelah sempat bernilai hingga $100 miliar selama penjualan sahamnya pada tahun 2022, Shein terpaksa menurunkan valuasinya menjadi $66 miliar pada Mei 2023. Menurut Financial Times , investor bahkan menekan grup tersebut untuk mengurangi valuasinya menjadi $30 miliar .
Model bisnis Shein didasarkan pada penjualan produk yang sangat murah, seperti kaos seharga £2 atau gaun seharga £4, dan mengirimkannya langsung dari gudang di Tiongkok ke konsumen Barat. Harga yang rendah memungkinkan perusahaan untuk menghindari pajak impor dan dengan mudah mengalahkan para pesaingnya.
Namun, penghapusan aturan de minimis oleh pemerintah AS – celah hukum yang memungkinkan pengiriman di bawah $800 dibebaskan dari bea cukai – telah memberikan pukulan besar bagi model bisnis fesyen ini. Langkah-langkah serupa untuk memperketat celah hukum juga sedang diimplementasikan secara mendesak di Uni Eropa (UE) dan Inggris.
Sementara itu, tekanan pengawasan hukum terhadap merek fesyen ini di Eropa semakin intensif. Komisi Eropa telah meluncurkan investigasi formal terhadap perusahaan tersebut berdasarkan Undang-Undang Layanan Digital (DSA) untuk mengklarifikasi sistemnya dalam mengendalikan barang palsu menyusul skandal yang melibatkan kebocoran produk sensitif dari pihak ketiga di Prancis.
Menurut pengumuman dari CSRC, Shein berencana untuk menawarkan hingga 341,6 juta saham di bursa saham Hong Kong. Sumber yang dikutip oleh Financial Times mengindikasikan bahwa pencatatan paralel atau sekunder di London masih dapat dipertimbangkan jika regulator Inggris memberikan lampu hijau di masa mendatang.
Sumber: https://znews.vn/hang-thoi-trang-nhanh-shein-sap-ipo-o-hong-kong-post1668668.html… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Senin, 13 Juli 2026 13:53:40 WIB*