Kospi Melemah Sebanyak Lima Persen, Dampaknya Terhadap IHSG

Pada Rabu, 28 Juni 2026, Indeks Kospi (KOSPI) mengalami penurunan lebih dari lima persen dan perdagangan sempat dihentikan akibat tekanan terhadap saham-saham teknologi. Peristiwa tersebut menandakan ketegangan antara aspek ekonomi dan industri yang berdampak pada sektor teknologi, yang secara spesifik adalah chip, yang telah melonjak lebih dari lima persen sebelumnya.

Dalam konteks ini, pergerakan harga saham di KOSPI mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sebelum tekanan terhadap saham-saham teknologi, IHSG telah menguat setelah beberapa waktu. Namun, penurunan tersebut kembali membuat IHSG melemah.

Dalam rangkaian berita ini, peringatan yang serupa juga disampaikan oleh Doncasters pada hari Jumat, 26 Juni 2026. Perusahaan itu menetapkan harga saham IPO-nya di level $12 untuk perdagangan yang akan dimulai sehari tersebut. Namun, dampak ini dikurangi karena kenaikan IHSG yang sempat terjadi akibat penurunan harga saham-saham energi.

Akuisisi Rabobank A.Ş., yang disetujui oleh Kaspi.kz pada awal tahun 2026, juga mengundang perhatian di pasar keuangan. Namun, pengaruhnya terhadap IHSG masih belum dikenali secara jelas sejauh ini.

Secara keseluruhan, tekanan yang dialami oleh saham-saham teknologi melalui KOSPI menunjukkan dampak signifikan pada pasar keuangan global dan regional. Dalam konteks nasionalisasi, peristiwa tersebut menjadi pertanda bahwa ekonomi Indonesia mungkin terus menghadapi tekanan dari sektor-sektor penting yang menjadi korban inflasi atau ketegangan geopolitik.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** KOSPI

*Tanggal Source Berita: Senin, 13 Juli 2026 09:52:16 WIB*