Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menyatakan target BEI untuk mencapai jumlah total emiten tercatat sebanyak 1.100 pada tahun 2030. Target ini merupakan lanjutan dari langkah strategis yang telah dilakukan oleh BEI selama beberapa tahun terakhir. Penyusunan target tersebut diambil setelah melihat kondisi pasar global dan lokal, termasuk faktor ketidakpastian yang muncul akibat situasi saat ini. Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa sementara pada 2026 BEI telah mencatatkan sebanyak 963 perusahaan, target untuk tahun 2030 tentunya akan lebih besar dan meliputi penambahan dari berbagai sektor bisnis, termasuk BUMN. Namun, langkah strategis ini tidak serta merta harus dilakukan seketika; BEI juga menyatakan bahwa mereka akan menyesuaikan target tersebut secara berkala sesuai dengan kondisi pasar di setiap tahunnya. Selain itu, sumber data terbaru dari pipeline BEI mencatat empat perusahaan yang saat ini sedang mengantre untuk melakukan penawaran umum saham perdana (IPO). Dari total emiten 1.100 tersebut, satu perusahaan berasal dari sektor basic materials, satu perusahaan berada di sektor consumer non-cyclicals, dan dua lainnya berbasis pada sektor healthcare. Target ini menunjukkan komitmen BEI untuk memperluas jaringan pasar saham Indonesia hingga mencapai angka yang ditentukan.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Senin, 13 Juli 2026 14:20:11 WIB*