Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjabarkan sebanyak 7 perusahaan yang merealisasikan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) sejak Januari hingga 10 Juli 2026 itu menggalang dana Rp2,16 triliun. “Kemudian, BEI mencatat sebanyak empat perusahaan dalam pipeline IPO per 10 Juli tahun ini,” ujar Saidu Solihin, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, pada keterangannya kepada awak media yang dikutip Sabtu (11/7/2026).
Keempat calon emiten itu terdiri dari dua perusahaan beraset jumbo dan dua perusahaan beraset skala kecil. Pijakan nilai aset ini termaktub di Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017. Suatu perusahaan memiliki dengan aset di bawah Rp50 miliar dikategorikan skala kecil, aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar dikategorikan skala menengah, dan aset di atas Rp250 miliar dikategorikan skala besar.
Daftar antrean (pipeline) IPO terdiri dari satu perusahaan bahan baku dasar, satu perusahaan dari sektor konsumer non siklikal, dan dua perusahaan kesehatan.
Oh ya, sebanyak enam perusahaan pada pekan ini mencatatkan saham di BEI. Emiten itu terdiri dari PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Niramas Utama Tbk (JELI), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), dan PT Rans Enternainmen Indonesia Tbk (RANS). Sebelumnya, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) merealisasikan IPO di semester pertama tahun ini.
Pada kesempatan terpisah, Bernadus Setya Ananda Wijaya Laksana, Direktur Utama PT Sucor Sekuritas berencana memboyong dua perusahaan melaksanakan IPO di sepanjang 2026.“Dalam pipeline kami ada dua, tetapi kami masih mempertimbangkan untuk IPO di semester II tahun ini atau semester I tahun depan,” jelas Bernadus Setya Ananda Wijaya Laksana kepada awak media di Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Sucor Sekuritas pada pekan ini merealisasikan mandat emisi pada IPO JELI. Perusahaan manufaktur makanan dan minuman ini menawarkan sekitar 266 juta saham dengan harga Rp900 per saham. Sehingga perseroan menghimpun dana IPO sebesar Rp239,4 miliar. Sucor Sekuritas juga menyokong IPO PRDL pada 9 Juli 2026.
Bernadus mencermati secara sektoral, sektor kesehatan masih prospektif pada tahun 2026. Hal ini disebabkan, masyarakat semakin memperhatikan kualitas hidup dan kesehatan, di samping masih menarik banyak minat investor.
Dia mengamati sektor teknologi masih mengalami tantangan untuk melaksanakan IPO di tahun ini. Alasannya, investor cend… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Sabtu, 11 Juli 2026 20:15:00 WIB*