PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), perusahaan media dan hiburan yang dimiliki oleh aktor Raffi Ahmad, mengajukan penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp 429 miliar. Namun, persyaratan ini memasukkan isu penting tentang free float yang tinggi. Dalam konteks ini, BEI telah mencatatkan bahwa masih ada lebih dari 320 perusahaan tercatat atau sekitar 35,82 persen dari total emiten yang belum memenuhi ketentuan kepemilikan saham publik (free float) minimum 15 persen. BEI terus mendorong perusahaan memenuhi aturan tersebut melalui sosialisasi, pendampingan, hingga pembentukan satuan tugas khusus. Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin mengatakan jumlah emiten yang belum memenuhi ketentuan masih relatif tidak banyak berubah dibandingkan posisi 31 Maret 2026 yang mencapai 323 perusahaan. Bursa akan memantau kembali pemenuhan free float berdasarkan laporan per 30 Juni 2026 yang wajib disampaikan perusahaan tercatat paling lambat 10 Juli 2026, dengan tujuan untuk mempercepat pemenuhan ketentuan tersebut. Salah satu langkah yang telah diambil oleh BEI adalah menyiapkan sejumlah langkah, termasuk melakukan sosialisasi perubahan Peraturan I-A, mengirimkan pengingat kepada emiten selama masa transisi, dan mengumumkan status pemenuhan free float secara berkala setiap tiga bulan. Selain itu, BEI juga rutin menggelar sosialisasi kepada perusahaan yang belum memenuhi ketentuan free float, menyediakan layanan hot desk untuk konsultasi, serta menyelenggarakan program capacity building guna memperkuat kinerja perusahaan tercatat dan fungsi hubungan investor (investor relations).
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 10 Juli 2026 14:11:00 WIB*