Pada Rabu, 1 Juli 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengkonfirmasi bahwa saham PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), bagian dari konglomerat Prajogo Pangestu, telah keluar dari daftar High Shareholding Concentration (HSC). Pengumuman ini menunjukkan adanya pemegang saham terbatas yang mengendalikan sekitar 97 persen saham. Ini merupakan langkah yang dilakukan BEI untuk memperkuat kualitas pasar modal Indonesia, dengan tujuan utama adalah untuk meningkatkan transparansi data kepemilikan saham kepada investor. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, menjelaskan bahwa penerapan status HSC bukanlah sanksi, melainkan upaya untuk menginformasikan secara terbuka struktur kepemilikan saham perusahaan kepada publik. Selanjutnya, BEI membuka ruang diskusi dengan emiten yang masuk daftar HSC agar memenuhi kriteria dan dapat keluar dari daftar tersebut. Beberapa aksi reformasi integritas pasar modal lain telah dilakukan sejak awal tahun 2026 untuk mencapai tujuan ini, di mana salah satu reformasi berfokus pada transparansi data kepemilikan saham. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY), yang baru keluar dari status HSC, merupakan contoh perusahaan yang telah memenuhi kriteria tersebut dan dapat dikeluarkan dari daftar HSC.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** LUCY
*Tanggal Source Berita: Kamis, 09 Juli 2026 16:53:00 WIB*