Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memperpanjang tren penguatan dengan menutup menguat sebesar 2,28% pada perdagangan Jumat (3 Juli 2026), menunjukkan kinerja positif di akhir pekan. Kenaikan ini dipicu oleh saham perbankan Singapura yang melonjak ke rekor baru, terutama DBS Group Holdings dan OCBC Bank.
Diluar penguatan bank-bank lokal, strategi pembelian kembali saham (buyback) oleh UOB juga berkontribusi pada peningkatan harga. Selain itu, optimisme pasar dipicu oleh kenaikan target harga dari Citi terhadap perbankan dan membaiknya likuiditas sistem perbankan yang meredakan kekhawatiran terkait biaya dana (deposit cost) dan margin pinjaman.
Berikut adalah beberapa saham unggulan yang turut mendukung kenaikan IHSG:
– Saham DBS Group Holdings menembus level SG$70 untuk pertama kalinya pada perdagangan Rabu (9 Juli), didorong oleh aliran dana investor institusi.
– Saham OCBC Bank melonjak hingga 2,8% ke rekor SG$27,54.
– Saham UOB juga menguat sekitar 1,2% ke level SG$43,87.
Penguatan tiga bank terbesar Singapura tersebut mendorong Straits Times Index (STI) mencetak level tertinggi baru di 5.424,02 poin, membentuk rekor terbaru untuk indeks saham ini. Investor mulai memburu saham perbankan karena imbal hasil dividen yang menarik dari sektor tersebut.
Analisis strategis pasar Singapore Exchange Geoff Howie menyebutkan bahwa arus masuk bersih dana institusi mencapai SG$611 juta pada Juni, setelah lima bulan sebelumnya mengalami arus keluar. Peningkatan ini terdiri dari UOB dengan arus masuk total sebesar SG$420 juta, OCBC Bank dengan 119 juta SGD, dan DBS Group Holdings dengan 102 juta SGD.
Selain itu, program pembelian kembali saham (buyback) oleh UOB juga berkontribusi pada peningkatan harga. Ini bertujuan untuk mengurangi jumlah saham beredar di pasar, memperkuat kepercayaan investor terhadap valuasi bank dan memberikan peluang bagi investor dalam mendapatkan dividen semester pertama.
Dengan semua faktor yang menyebabkan kenaikan IHSG, ini merupakan penunjuk positif untuk ekonomi Singapura yang semakin kuat. Meski demikian, para analis menilai bahwa momentum ini masih tergantung pada beberapa kondisi internal dan eksternal yang belum bisa diprediksi dengan pasti,
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** DBS Group Holdings, OCBC Bank, UOB
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 09 Juli 2026 14:00:00 WIB*