Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
IHSG hari ini finis menguat ke level 5.912,44. Saham IPO baru PRDL terbang 35 persen, sementara emiten kemarin JECX justru jatuh ARB 14,87 persen.
KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menuntaskan perdagangan hari ini dengan apresiasi optimis di zona hijau.
Keberhasilan ini sekaligus mengompensasi tekanan pasar yang sempat membayangi laju indeks di paruh pertama jam perdagangan perdagangan.
Berdasarkan data riil bursa pada penutupan pasar Kamis, 9 Juli 2026, IHSG terparkir menguat sebesar 0,67 persen atau bertambah 39,07 poin hingga bertengger di level 5.912,44.
Indeks melaju fluktuatif sepanjang hari dengan batas bawah harian (low) menyentuh level 5.839,67 dan sempat melonjak ke level tertinggi harian (high) di posisi 5.912,44 jelang bel penutupan berbunyi.
Pasar saham domestik dibuka pada level awal Rp5.865,77 mengacu pada harga penutupan hari sebelumnya (prev) di angka 5.873,37.
Total volume transaksi yang berputar sepanjang hari ini mencatatkan angka akumulasi 234,61 juta lot saham dengan total nilai transaksi finansial (value) yang menembus kisaran Rp10.194,8 miliar.
Meskipun laju indeks komposit finis dengan semringah, fenomena menarik justru terjadi pada jajaran pergerakan harga saham sektoral.
Saham pendatang baru PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang mencatatkan pencatatan perdana saham harian tampil gemilang memimpin barisan jajaran top gainer. Saham emiten alat kesehatan diagnostik ini langsung melesat naik batas atas maksimal sebesar 35,00 persen ke level harga Rp162 per lembar saham, dengan frekuensi transaksi mencapai 6,90 ribu kali perdagangan.
Namun, nasib berbalik 180 derajat justru harus dialami oleh salah satu emiten yang baru saja melaksanakan hajatan IPO kemarin. Saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) yang mencatatkan listing perdana satu hari lalu, sore ini justru terjerembab menempati posisi puncak barisan top loser.
Saham JECX terperosok dalam hingga terkena batasan Auto Reject Bawah (ARB) dengan ambles sebesar minus 14,87 persen ke level harga Rp1,660 per lembar saham pada nilai omset Rp35,82 miliar.
Mengekor di belakang penguatan kilat PRDL pada klaster pemenang harian, saham PT PT Niramas Utama Tbk (JELI) ikut melonjak tajam sebesar 24,91 persen ke posisi Rp1.755 dengan nilai omset masif mencapai Rp4,61 miliar.
Disusul oleh saham MMIX yang menanjak 23,62 persen ke level Rp785, saham JAST naik 22,08 persen ke posisi Rp94, serta saham bank digital ARTO yang ikut menghijau 18,23 persen menuju l… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Kamis, 09 Juli 2026 16:26:00 WIB*