Bersama-sama Mendorong Pemenuhan Kepemilikan Saham Publik: BEI Beri Waktu Terbatas

PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), perusahaan media dan hiburan yang dimiliki oleh aktor Raffi Ahmad, telah mengajukan penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp 429 miliar. Dalam persyaratan IPO ini, free float yang tinggi menjadi isu penting karena perusahaan mempertahankan frekuensi saham yang lebih rendah dari minimum 15% ditentukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebanyak 327 emiten di BEI atau sekitar 35,82 persen masih belum memenuhi ketentuan kepemilikan saham publik (free float) minimum sebesar 15 persen hingga akhir Mei 2026. Data tersebut menunjukkan pemenuhan aturan free float masih menjadi pekerjaan rumah bagi sebagian emiten di pasar modal Indonesia. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengatakan jumlah tersebut masih bersifat sementara dan akan diperbarui setelah BEI menerima Laporan Bulanan Registrasi Kepemilikan Saham per 30 Juni 2026. Pemerintah telah melibatkan berbagai pihak dalam upaya pemenuhan ketentuan free float, mulai dari sosialisasi perubahan Peraturan I-A, penyampaian pengingat masa transisi kepada emiten, hingga sosialisasi rutin bagi perusahaan yang belum memenuhi ketentuan free float. Mereka juga telah membentuk Satgas Monitoring Free Float yang melibatkan BEI, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), dan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI). Pemerintah memberikan masa transisi yang memadai bagi emiten untuk memenuhi ketentuan minimum free float, dengan pemenuhan dilakukan secara bertahap sesuai dengan nilai kapitalisasi saham per 31 Maret 2026. BEI akan kembali menggelar Public Expose Live pada September 2026, serta roadshow perusahaan tercatat kepada investor di dalam dan luar negeri mulai Agustus 2026 guna mendorong peningkatan kepemilikan publik.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Kamis, 09 Juli 2026 21:40:00 WIB*