BEI Pertimbangkan Revisi Target IPO di Tahun 2026

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah membuka ruang untuk merevisi target jumlah perusahaan yang akan melaksanakan Initial Public Offering (IPO) pada tahun 2026. Langkah ini dipertimbangkan menyusul dengan tingginya volatilitas pasar dan keinginan BEI untuk memperkuat visi strategisnya. Dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026, BEI menargetkan penandatanganan saham oleh 50 perusahaan pada tahun ini. Namun, hingga akhir Juli 2026, realisasi hanya mencapai enam perusahaan. Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin telah mempertimbangkan revisi target tersebut dan menegaskan bahwa masih ada ruang untuk mewujudkannya jika faktor-faktor mendukung seperti kepercayaan pasar, kondisi ekonomi, dan ketenangan geopolitik dapat dipertahankan. Sementara itu, minat perusahaan dalam menghimpun dana melalui IPO masih tinggi, terutama dengan penerbitan efek bersifat utang dan sukuk (EBUS), yang mencapai total dana hingga Rp 76,1 triliun. Dengan beberapa perusahaan masih dalam pipeline pencatatan saham, BEI tetap optimis bahwa target IPO tahun ini bisa dikejar dengan upaya terus menerus.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BEI

*Tanggal Source Berita: Kamis, 09 Juli 2026 17:13:00 WIB*