Pasar modal Indonesia kembali diramaikan oleh gelombang Initial Public Offering (IPO) pada bulan Juli 2026. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengantarkan dua perusahaan melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia, yang berhasil menarik minat investor.
Kedua perusahaan yaitu PT Bach Multi Global Tbk dan PT Esa Medika Mandiri Tbk. Menyumbang total dana Rp517,57 miliar dari dua IPO tersebut. PT Bach Multi Global Tbk berhasil menghimpun dana senilai Rp271,83 miliar melalui penawaran saham baru sebesar 615 juta saham dengan harga Rp442 per saham. Sementara itu, PT Esa Medika Mandiri Tbk memperoleh dana Rp245,74 miliar dari penawaran saham baru yang menembus batas atas (Auto Reject) sebesar 522,85 juta saham dengan harga Rp470 per saham. Tingginya minat investor tercermin dari pertumbuhan nilai saham BACH dan EMMI.
Direktur Utama PT Bach Multi Global Tbk, Budi Kurniawan mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen dana hasil IPO akan dialokasikan untuk pembelian genset guna memenuhi permintaan penjualan maupun penyewaan. Sementara itu, sekitar 30 persen sisanya akan digunakan untuk membayar sebagian pinjaman bank sehingga memperkuat struktur permodalan dan menurunkan tingkat leverage perseroan.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri Tbk, Florian Chris Widjaja mengungkapkan bahwa dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, melakukan ekspansi fasilitas produksi serta mendukung kebutuhan modal kerja perseroan. Selain itu, sebagian dana juga akan digunakan untuk pembayaran sebagian pinjaman bank dan untuk pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BACH, EMMI
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Rabu, 08 Juli 2026 11:50:44 WIB*