PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), yang terafiliasi dengan Kaesang Pangarep, mengalami krisis keuangan serius. Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa PMMP saat ini hanya memiliki satu unit pabrik yang beroperasi, dan modal kerja yang dibutuhkan untuk operasional sebesar US$15 juta. Kondisi ini semakin memburuk setelah manajemen melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan karena penurunan kapasitas produksi. Selain itu, PMMP juga mengakui utang bank mencapai triliun rupiah dan telah melancarkan beberapa tahapan restrukturisasi pinjaman untuk mengatasi masalah tersebut. Keuntungan dari restrukturisasi terlihat pada penurunan saldo utang bank sebesar Rp6,33 miliar hingga akhir tahun 2026. Meskipun demikian, PMMP masih berada dalam proses restrukturisasi dan telah melunasi utang bank sebanyak US$29,64 juta. Jika dilihat dari data kreditur, perusahaan terutama masih menghadapi utang dari PT Bank Permata Tbk sebesar US$53,12 juta dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) sebesar US$30,71 juta. Dengan kondisi ini, PMMP membutuhkan dukungan lebih untuk mengatasi krisis keuangan yang sedang dihadapi.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** PMMP
*Tanggal Source Berita: Rabu, 08 Juli 2026 13:40:03 WIB*