Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan terus mengalami koreksi dalam jangka pendek, yang berpotensi menembus level 5.805 sebagai area support pertama, setelah IHSG melanjutkan tren pelemahan sejak akhir bulan Juni. Ini diikuti oleh aksi ambil untung dari kebijakan S&P DJI yang memasukkan Indonesia ke dalam daftar pemantauan risiko dan ketegangan geopolitik antara AS dan Iran, serta penurunan keyakinan konsumen melalui penurunan indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menjadi 117,8 pada Juni 2026. Dari sisi teknikal, pergerakan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan arus dana asing akan mempengaruhi arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek.
Dalam konteks ini, beberapa rekomendasi saham yang mungkin bisa dipertimbangkan oleh investor adalah PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Meskipun telah melemah sebesar 3,85 persen pada perdagangan Rabu (24/6/2026), harga saham RAJA masih berada di level Rp4.000 per saham dan memiliki pertumbuhan bulanan yang positif selama periode awal tahun dengan kenaikan sebesar 16,96 persen. Selain itu, riset dari BRI Danareksa Sekuritas juga menyarankan bahwa PT Astra International Tbk (AKRA) telah berhasil melewati resistensi harga 1.300 dan berpotensi terus mengalami momentum bullish.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** AKRA
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 09 Juli 2026 06:32:17 WIB*