PT Nitrasanata Dharma Tbk melancarkan pencatatan saham perdana (IPO) pada tanggal 7 Juli 2036 dengan penawaran sebanyak 487.983.500 saham biasa atau sekitar 15% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, setara dengan harga penawaran Rp1.250 per saham. Penawaran ini mencapai angka oversubscribed sebesar 62,5 kali pada porsi penjatahan terpusat, dengan total peserta hingga 555.699 investor.
Jumlandan saham yang ditawarkan tersebut terbagi menjadi dua bagian, yaitu 325.322.300 saham baru atau setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, serta 162.661.200 saham divestasi milik Waldensius Girsang, sekitar 5% dari modal yang didedikasikan untuk investasi.
Dengan total kapitalisasi pasar mencapai sekitar Rp4,07 triliun, Nitrasanata Dharma telah menjadi perusahaan ketiga yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam 2036. Jika diperhatikan pada data historis, IPO ini menunjukkan penawaran yang sangat disambut oleh pasar saham internasional dan lokal.
Presiden Direktur Nitrasanata Dharma Tbk, Johan A. M. M. Hutauruk mengomentari kesuksesan tersebut dengan berharap bahwa pengalihan modal ini akan melanjutkan pertumbuhan yang telah dilakukan perusahaan selama lebih dari 40 tahun dalam memberikan layanan kesehatan mata di Indonesia.
Kementerian Kesehatan juga menilai proses IPO Nitrasanata Dharma sebagai contoh yang baik bagi perusahaan lain yang ingin mengembangkan dan memperkuat struktur keuangan melalui penggalangan modal baru. Selain itu, investasi diperoleh dari penjualan saham divestasi tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan entitas anak, pelunasan sebagian pinjaman perbankan, dan memenuhi kebutuhan modal kerja.
Dengan berbagai pencapaian ini, Nitrasanata Dharma dapat dianggap sebagai salah satu perusahaan pemimpin dalam industri layanan kesehatan mata Indonesia. IPO ini juga menunjukkan bagaimana inovasi teknologi dan peningkatan kapabilitas manajemen telah membantu perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar, baik secara lokal maupun internasional.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** JECX
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Selasa, 07 Juli 2026 13:32:00 WIB*