Figma Akuisisi Bud untuk Perkuat Kehadiran AI di Ekosistem Desain

REPUBLICA.CO.ID, JAKARTA — Figma mengambil langkah strategis untuk bertransformasi dari sekadar platform desain menjadi ekosistem pengembangan aplikasi yang lebih lengkap. Perusahaan tersebut resmi mengakuisisi tim di balik platform vibe-coding dan agen AI bernama Bud, yang sebelumnya dikenal sebagai Orchids.

Langkah ini menandai ambisi Figma untuk mengintegrasikan kemampuan coding dan prototyping secara lebih erat ke dalam kanvas desainnya. Dengan akuisisi ini, Figma tidak hanya menambah talenta, tetapi juga mengamankan teknologi yang memungkinkan pengguna untuk membangun aplikasi fungsional langsung dari ide-ide visual.

CEO Bud, Kevin Lu, mengumumkan kabar ini melalui unggahan di platform X. Ia menyebut Figma sebagai salah satu perusahaan produk paling berpengaruh di zaman ini yang siap memanfaatkan era baru pekerjaan. ‘Figma adalah salah satu, jika bukannya perusahaan produk yang mendefinisikan zaman kita untuk memanfaatkan ini. Di sinilah ide-ide dimulai, diiterasi, dan diwujudkan, serta menjadi rumah alami untuk era kerja baru yang menarik ini,’ tulis Kevin Lu.

Bud sendiri merupakan startup binaan Y Combinator yang memulai perjalanannya sebagai platform vibe-coding. Platform ini memungkinkan pengguna untuk dengan cepat membuat aplikasi untuk berbagai platform seperti mobile, web, Slack, dan browser. Belakangan, startup tersebut bertransformasi menjadi Bud, sebuah platform agen AI yang mampu mengakses berbagai layanan, menjelajahi web, dan menulis kode untuk mengotomatiskan tugas-tugas.

Di bawah kesepakatan akuisisi ini, startup tersebut akan menutup layanan Bud dan Orchids secara permanen. Pengguna diwajibkan untuk memigrasikan proyek mereka paling lambat pada tanggal 18 Juli 2026. Keputusan ini tentu berdampak langsung bagi para pengguna setia platform tersebut yang harus segera mencari alternatif atau memindahkan data mereka.

Sebelumnya, platform Orchids sempat menjadi sorotan karena masalah keamanan. Awal tahun ini, BBC melaporkan berdasarkan temuan seorang peneliti keamanan bahwa aplikasi yang dibuat di Orchids rentan terhadap serangan siber. Isu keamanan ini menjadi catatan penting di tengah transisi yang dilakukan Figma.

Meskipun Figma belum secara spesifik merinci bagaimana tim dan teknologi Bud akan digunakan, beberapa peluncuran produk terbaru memberikan petunjuk jelas. Perusahaan yang telah menjadi publik ini tampaknya ingin memberikan lebih banyak alat bagi tim untuk membangun dan membuat prototipe aplikasi, bukan hanya sekadar membuat konsep statis.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** FIMGAS
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Rabu, 08 Juli 2026 02:25:58 WIB*