PT Chandra Asri Pacific Tbk, perusahaan keluarga Prajogo Pangestu, masih mencatatkan pertumbuhan laba meskipun telah melakukan berbagai langkah ekspansi dan rangkaian akuisisi. Namun, data yang diperoleh menunjukkan bahwa aksi buyback yang dilakukan belum memberikan efek signifikan pada harga sahamnya. Dengan penelitian dari Investment Specialist KISI Sekuritas Ahmad Faris Mu’tashim, investor sejauh ini menganggap bahwa hasil akuisisi dan ekspansi masih menjadi faktor utama pertumbuhan laba Chandra Asri Group.
Berbeda dengan beberapa perusahaan lain yang mencatatkan keberhasilan buyback mereka dalam meningkatkan harga saham, data terbaru menunjukkan bahwa aksi buyback Chandra Asri Group tidak mampu mengungkit performa sahamnya. Meski demikian, masih ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab bagi tidak adanya efek positif pada harga saham, termasuk kondisi makro ekonomi dan pertumbuhan pasar.
Kepala Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menambahkan bahwa pelaksanaan buyback merupakan upaya untuk memperkuat stabilitas perdagangan saham di tengah dinamika pasar. Namun, tidak ada kesimpulan bahwa aksi buyback tersebut telah berdampak secara signifikan pada harga saham Chandra Asri Group.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** CHAS
*Tanggal Source Berita: Selasa, 07 Juli 2026 10:05:49 WIB*