Baru IPO, Saham Nitrasanata Dharma (JECX) Terbang Mepet ARA 24,80%

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Bisnis.com, JAKARTA — Emiten rumah sakit mata PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) melakukan pencatatan saham pada Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Selasa (7/7/2026). Saham JECX dibuka menembus auto reject atas (ARA) 24,80% pada perdagangan perdananya pagi ini.

Saham JECX dibuka naik 24,80% ke level Rp1.560 per saham. Sebanyak 96.800 saham JECX diperdagangkan, dengan nilai mencapai Rp151 juta pagi ini.

Sebelumnya penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) JECX memperoleh respons tinggi dari investor. IPO emiten pengelola jaringan JEC Eye Hospitals and Clinics itu mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 62,5 kali pada porsi penjatahan terpusat.

Berdasarkan keterangan resmi perseroan, jumlah investor yang mengikuti pemesanan saham JECX selama masa penawaran umum mencapai 555.699 pihak.

Dalam aksi korporasi tersebut, Nitrasanata Dharma menawarkan sebanyak 487.983.500 saham atau setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan harga penawaran Rp1.250 per saham.

Melalui IPO tersebut, perseroan menghimpun dana sebesar Rp609,98 miliar. Nilai tersebut terdiri atas Rp406,65 miliar dari penerbitan saham baru dan Rp203,33 miliar dari penjualan saham divestasi. Dengan harga penawaran Rp1.250 per saham, kapitalisasi pasar PT Nitrasanata Dharma Tbk. saat pencatatan mencapai sekitar Rp4,07 triliun.

Presiden Direktur Nitrasanata Dharma Johan A. M. M. Hutauruk mengatakan tingginya minat investor menjadi sinyal positif terhadap prospek pertumbuhan perseroan di sektor layanan kesehatan mata.

“Kami bersyukur proses IPO PT Nitrasanata Dharma Tbk. dapat berjalan lancar hingga perseroan resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia. Melalui IPO ini, perseroan berharap dapat memperkuat struktur permodalan dan mendukung pertumbuhan JEC, dengan tetap mengedepankan semangat Care with Experience,” ujar Johan dalam keterangan resmi, Selasa (7/7/2026).

Dana hasil penerbitan saham baru akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan melalui pelunasan sebagian pinjaman perbankan, mendukung pengembangan entitas anak, serta memenuhi kebutuhan modal kerja.

Salah satu fokus penggunaan dana IPO ialah pembangunan JEC Bali @ Sanur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali. Fasilitas tersebut dipersiapkan sebagai klinik mata berstandar global dengan konsep Blue Hospital untuk menangkap peluang pertumbuhan medical tourism di Indonesia.

Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. David Agus selaku penjamin pelaksana emisi ef… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Selasa, 07 Juli 2026 09:27:20 WIB*