Pada Rabu, 24 Juni 2026, harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI melemah sekitar 0,5% menjadi Rp 4.030 setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun sebesar 1,62%. Penurunan tersebut diiringi oleh tekanan dari saham-saham energi serta IPO RANS Incar dana Rp429 miliar. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), asing mencatatkan net sell saham BMRI sebesar Rp 365 miliar, atau sekitar 100,8 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volumenya mencapai 25,1 juta saham.
Sebaliknya, saham BMRI telah mengalami peningkatan selama bulan terakhir dan turun sebesar 21,3% dari awal tahun hingga saat ini. Ini melanjutkan dari perdagangan kemarin, dimana asing mencatatkan net sell saham BMRI sebesar Rp 85,9 miliar.
Dalam konteks ini, BMRI telah mengalami aksi jual di pasar reguler yang dilakukan oleh investor asing. Dengan prediksi CGS International Sekuritas Indonesia terhadap target harga terdekat pada saham BMRI berada di kisaran Rp 4.110-Rp 4.190, menunjukkan bahwa BMRI masih dalam posisi yang cukup kuat meskipun mengalami penurunan.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BMRI
*Tanggal Source Berita: Selasa, 07 Juli 2026 13:37:54 WIB*