Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Bisnis.com, JAKARTA — Semarak penawaran umum perdana saham (IPO) memasuki babak final. Sebanyak enam perusahaan dijadwalkan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan ini dengan potensi dana yang dihimpun menembus Rp1,93 triliun.
PT Niramas Utama Tbk. (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) akan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada hari ini, Selasa (7/7/2026).
Selanjutnya, PT Esa Medika Mandiri Tbk. (EMMI) dan PT Bach Multi Global Tbk. (BACH) dijadwalkan listing di Bursa pada Rabu (8/7/2026).
Jadwal listing berlanjut PT Prodia Diagnostic Line Tbk. (PRDL) pada Kamis (9/7/2026), dan PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS) pada Jumat (10/7/2026).
Produsen makanan dan minuman berbasis kelapa dengan merek Inaco, JELI, menetapkan harga IPO Rp900 per saham atau di batas bawah kisaran penawaran awal Rp900—Rp1.120.
Perseroan melepas 350 juta saham baru atau setara 25,93% modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO sehingga menghimpun dana sekitar Rp315 miliar.
Direktur Utama Niramas Utama Adhi S. Lukman mengatakan dana hasil IPO akan difokuskan untuk memperkuat kapasitas produksi melalui penyertaan modal kepada anak usaha PT Niramas Pandaan Sejahtera (NPS).
Dana tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas produksi gummy candy di Pasuruan, Jawa Timur, mengembangkan produk baru, serta memperkuat modal kerja.
Sementara itu, operator rumah sakit mata JECX menawarkan 487,98 juta saham yang terdiri atas 325,32 juta saham baru dan 162,66 juta saham divestasi dengan nilai penawaran sekitar Rp609,98 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp406,65 miliar merupakan dana yang masuk ke kas perseroan.
Sebanyak 72,6% dana IPO akan digunakan untuk belanja modal, terutama pembangunan gedung baru JEC Kedoya beserta pengadaan alat kesehatan. Adapun 27,4% sisanya dialokasikan untuk modal kerja.
IPO JECX juga menjadi sorotan karena melibatkan Grup Emtek sebagai pemegang saham strategis melalui PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME).
Di sektor alat kesehatan, Esa Medika Mandiri (EMMI) menetapkan harga IPO Rp470 per saham sehingga berpotensi menghimpun dana Rp245,74 miliar.
Direktur Utama Esa Medika Mandiri Florian Chris Widjaja mengatakan pencatatan saham merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi pertumbuhan perseroan.
“IPO ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari fase pertumbuhan baru. Melalui IPO ini, kami optimistis dapat mendorong EMMI menjadi perusahaan alat kesehatan nasional y… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Selasa, 07 Juli 2026 06:21:22 WIB*