Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Kami mencatat ada 6 saham backdoor listing major yang jadi fokus pada 2024. Lalu, bagaimana nasib keenam saham backdoor listing itu saat ini?
Mikirduit – Sepanjang 2024, ada beberapa saham yang cukup heboh terkait rencana backdoor listing. Beberapa saham itu antara lain, KARW, FORU, LABA, PACK, FUTR, dan NINE. Lalu, setelah dua tahun berjalan, bagaimana perkembangan bisnis pasca backdoor listing?
Saham KARW menjadi salah satu saham backdoor listing angkatan 2024 yang dianggap menjadi next PANI. Pengendali KARW sebelumnya, ICTSI Far East melepas 470 juta lembar saham setara 80,19 persen saham perseroan kepada PT Saranakelola Investa di harga Rp66 per saham.
Nama KARW pun diubah menjadi PT Meratus Jasa Prima Tbk. (KARW). Di sini, ada nama Grup Meratus, salah satu grup usaha di bidang logistik dan perkapalan. Hal itu membuat ekspektasi investor meningkat karena menilai potensi Grup Meratus akan menyuntikkan aset ke KARW.
Sayangnya, sampai saat ini, Grup Meratus tidak kunjung menyuntikkan aset yang diekspektasikan sebelumnya.
Setelah diakuisisi grup Meratus, KARW semakin fokus sebagai perusahaan jasa logistik maritim dan infrastruktur pelabuhan. Bisnis utamanya dijalankan oleh anak usahanya PT PBM Olah Jasa Andal.
Salah satu aset KARW adalah layanan yang mencakup pengelolaan dan pengoperasian alat bongkar muat di Terminal 300,301.302, dan 303 Pelabuhan Tanjung Priok. Aktivitasnya termasuk cargodoring, lift on/lift off, trucking, plugging dan monitoring reefer container, serta penyediaan alat seperti gantry crane, quay crane, reach stacker, RTG, forklift, head truk, dan chasis.
Selain itu, KARW juga punya dua anak usaha yang belum beroperasi, yakni PT Karinwashindo Centralgraha dan PT karya Investama Indonesia. Jika dilihat, Karinwashindo Centralgraha tercatat terdaftar dengan lini bisnis perdagangan, pembangunan, pengangkutan, agrobisnis, dan lain-lain, sedangkan Karya Investama Indonesia memiliki bisnis, pembangunan, perdagangan, perindustrian, pengangkutan darat, perbengkelan, dan lain-lain.
Menariknya, manajemen menargetkan kinerja laba bersih perseroan bisa positif di 2026 senilai 156.210 dolar AS. Jika berhasil dicapai, berarti itu menjadi laba bersih tertinggi yang mampu diraih KARW sejak berada di bawah Grup Meratus.
Terkait target laba positif itu, KARW justru malah menurunkan volume sebesar 22 persen menjadi 179.277 TEUs sepanjang 2026.
Dengan kondisi target dan volume yang berlawanan, 2026 bisa menjadi tahun perbaikan margin keuntungan deng… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Senin, 06 Juli 2026 15:09:05 WIB*