PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah memutuskan untuk memberikan pembagian dividen tunai sebesar Rp52,1 triliun kepada para pemegang sahamnya. Pembayaran ini merupakan pembagian terbesar dalam sejarah perusahaan dan mencerminkan kesuksesan menjaga kinerja keuangan yang positif. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang berlangsung pada Jumat, 10 April 2026. Pembagian dividen ini juga mencerminkan capaian laba bersih konsolidasian sepanjang 2025 yang mencapai Rp57,13 triliun dan menunjukkan posisi BRI sebagai salah satu kontributor dividen terbesar bagi kas negara. Dalam pernyataannya, Direktur Utama Hery Gunardi menyatakan bahwa BRI terus melanjutkan transformasi dengan bertumpu pada fundamental yang kuat, penguatan bisnis inti dan pengembangan sumber pertumbuhan baru. Program BRIVolution Reignite telah diwujudkan melalui program digitalisasi layanan dan peningkatan alokasi Kredit Pemilikan Properti (KPP). Kontribusi ekosistem BRI Group juga turut signifikan, dengan entitas anak menyumbang 25,1% dari total laba bersih konsolidasian. Diniro Oskaria, COO Danantara, menilai kinerja bank-bank Himbara, termasuk BRI, menjadi pilar strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BRI
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Senin, 06 Juli 2026 23:15:17 WIB*