PT Sepatu Bata Tbk (BATA), perusahaan asal Czechia yang telah beroperasi di Indonesia, merilis laporan keuangan untuk kuartal pertama tahun 2026. Data ini menunjukkan penurunan dalam penjualan dan peningkatan dalam kerugian, menyebabkan manajemen memutuskan tidak memberikan dividen kepada pemegang saham.
Penjualan BATA mengalami penurunan sebesar 4,6% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, kekurangan tersebut mencapai Rp90,55 miliar. Hal ini dikarenakan tambahan beban penjualan dan pemasaran menjadi Rp42,68 miliar dari kuartal pertama 2025 sebesar Rp37,02 miliar.
Kenaikan dalam laba bruto sekitar 13,7% menjadi Rp39,27 miliar dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp34,53 miliar. Sementara itu, peningkatan dalam beban usaha lainnya mencapai Rp539,13 juta dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp138,98 juta.
Hasil akhir BATA pada kuartal pertama 2026 menunjukkan kerugian per saham dasar Rp15,34 miliar, naik 7,9% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya dengan nilai sebesar Rp14,52 miliar. Kerugian ini mencapai total Rp18,36 miliar dan mengakibatkan peningkatan kerugian perusahaan hingga Rp20,02 miliar, naik 1,6% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Defisit modal BATA mencapai sebesar Rp151,64 miliar, naik sekitar 9,8% dari total defisit pada Desember 2025 sebesar Rp131,65 miliar. Total liabilitas perusahaan berada di level Rp407,38 miliar, sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp414,21 miliar.
Sementara itu, total aset BATA turun menjadi sekitar Rp255,73 miliar dari level aset pada Desember 2025 sebesar Rp282,55 miliar. Selain itu, cash flow aktif BATA mencapai sekitar Rp33,19 miliar, sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp29,87 miliar.
Analisis ini menunjukkan bahwa manajemen BATA telah menghadapi tekanan dalam merawat laba bersih dan kesejahteraan pemegang saham. Keputusan untuk tidak memberikan dividen kepada investor sebagai sinyal awal dari kekhawatiran yang mungkin berlanjut.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BATA
*Tanggal Source Berita: Senin, 06 Juli 2026 20:50:02 WIB*