Toba Surimi Industries (CRAB) Tempatkan Sisa Dana IPO Rp2,47 Miliar ke Giro BNI (BBNI)

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Pasca melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 Juli 2022, PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB) menempatkan sisa dana hasil pencatatan umum perdana saham (IPO) sebesar Rp2,47 miliar ke rekening giro reguler di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Rekening giro tersebut memiliki tingkat bunga 1,90%. Bank tersebut merupakan perusahaan non-afiliasi perseroan.

“Kami sampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Toba Surimi Industries per 30 Juni 2026 sebagaimana terlampir,” jelas Sekretaris Perusahaan Toba Surimi Industries, Mulyanti pada keterbukaan informasi yang dikutip Minggu (5/7/2026).

Sebelumnya, CRAB menghimpun dana IPO sebesar Rp55,22 miliar. Total dana dari IPO ini sebesar Rp58,5 miliar dan dipotong dengan biaya IPO sebesar Rp3,27 miliar

CRAB merealisasikan dana IPO dengan total Rp52,7 miliar Rinciannya, perseroan menyerap dana IPO itu untuk modal kerja senilai Rp52, 10 miliar dan Rp650 juta untuk pengadaan kapal laut.

Perseroan menggunakan modal kerja ini untuk membeli bahan baku sebesar Rp39,26 miliar, pembayaran kebutuhan bahan penolong Rp7,31 miliar, pembayaran gaji karyawan Rp4,2 miliar, serta biaya operasional lainnya Rp1 32 miliar

CRAB awalnya merngalokasikan modal kerja Rp52 10 miliar. Sedangkan untuk pengadaan kapal laut, perseroan mengalokasikan sebesar Rp3,12 miliae

Hasilnya, terdapat selisih antara rencana penggunaan dana dengan realisasinya sebesar Rp2,47 miliar. CRAB menempatkan sisa dana tersebut ke rekening giro di BNI.

Data perdagangan BEI menunjukkan, saham CRAB ditutup ke Rp208 pada perdagangan terakhir pada 29 Juni 2026. Hingga saat ini, perdagangan saham CRAB masih dibekukan sementara (suspensi) oleh BEI akibat perseroan belum menyampaikan laporan keuangan tahun 2025. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto,
infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat
di situs web ini, melakukan crawling atau
pengindeksan otomatis untuk platform AI
(artificial intelligence) dan platform digital
lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang
berwenang di situs web ini.

*Tanggal Source Berita: Minggu, 05 Juli 2026 10:32:00 WIB*