Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Wamen Fajar Pastikan Tak Ada Kelompok Tertinggal dalam Pendidikan
Deportasi Pelaku Judi Online Batam, Imigrasi Tangkal 92 WN Tiongkok
Isi Perpres Pertahanan Negara: LGBTQ Jadi Ancaman Nonmiliter
Bupati Gowa Tegaskan Siap Hadiri Sidang Pansus Angket
Patung Sayap Garuda IKN Jadi Spot Favorit Wisata Libur Sekolah
Hari Doa Nasional 2026, Ribuan Umat Nasrani Panjatkan Doa untuk IKN
PMI Manufaktur Turun, Transformasi Industri Mendesak
Maruarar Sirait Minta Pungli Program Bedah Rumah Diviralkan
Penuhi Standar Ekspor, Kemendag Beri Pendampingan ke UMKM
HUT Ke-250 AS, Trump Sebut Amerika Tetap yang Terhebat
Presiden Mesir: Tak Ada Normalisasi dengan Israel Tanpa Palestina
Hamas dan Hizbullah Hadiri Penghormatan Terakhir untuk Khamenei
Juara Formula 1 Inggris, Charles Leclerc Akhiri Puasa Gelar 2 Tahun
Piala AFF 2026: Persija Kirim 6 Pemain ke Timnas Indonesia
Wimbledon: Lempar Raket ke Tribune, Petenis Jerman Didiskualifikasi
Menpar Janji Promosikan Pariwisata Belitung ke Mancanegara
Penutupan Prambanan Jazz 2026 Dipenuhi Nostalgia dan Musisi Top
Tulus hingga The Rose Meriahkan Penutupan Prambanan Jazz 2026
Penjualan Hyundai Ioniq 5 Laku Keras di Amerika
Ekspansi ke Benua Hitam, Chery Ambil Alih Pabrik Nissan di Afsel
Ferrari Hidupkan Lagi Transmisi Manual lewat V12 Edisi Terbatas
Libur Sekolah Memuncak, Jalur Puncak Dipadati Belasan Ribu Kendaraan
Go-Luge Puncak Jadi Tempat Wisata Baru Wajib Dicoba Saat Liburan
Mentan Amran: Program Cetak Sawah Dipastikan untuk Warga Papua
Jakarta, Beritasatu.com – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang kembali dikabarkan terjadi di PT Tokopedia memunculkan perdebatan mengenai dampak integrasi perusahaan setelah akuisisi. Sejumlah pengamat menilai langkah efisiensi tersebut merupakan konsekuensi yang lazim terjadi dalam proses merger maupun akuisisi, sementara pemerintah masih menelusuri informasi untuk memastikan kondisi sebenarnya.
Isu PHK di Tokopedia mencuat setelah beredar unggahan di media sosial yang menyebut perusahaan melakukan pengurangan karyawan di sejumlah divisi. TikTok bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) telah mengakui adanya penyesuaian organisasi yang berdampak pada sebagian pekerja. Namun, hingga kini perusahaan belum mengumumkan secara resmi jumlah karyawan yang terdampak.
Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai restrukturisasi organisasi merupakan pola yang umum ditemui setelah sebuah perusahaan diakuisisi. Menurut dia, perusahaan … [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Minggu, 05 Juli 2026 21:04:22 WIB*