Pada perdagangan Jumat (26/6) terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 1,72% dan berakhir di level 5.896,13. Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa asing mencatatkan net sell jumbo sebesar Rp 3,43 triliun selama pekan tersebut.
Seperti biasanya, Bank Central Asia Tbk (BCAA) mengalami penurunan signifikan. Saham BCA itu turun hingga 6,33%, atau mencapai kisaran harga Rp5.550 per lembar, setelah menerima surat peringatan administratif dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bappepil). Surat tersebut menyebabkan sejumlah penurunan di pasar saham dan menunjukkan sentimen negatif terhadap BCA.
Perlu dicatat bahwa efek dari net sell jumbo asing ini sering mempengaruhi pergerakan harga saham, termasuk pada beberapa perusahaan besar lainnya. Di antara banyak saham yang dilepas oleh asing, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) juga menunjukkan penurunan signifikan.
Meskipun BCA merespons dengan penurunan harga, beberapa perusahaan lain seperti BBRI (Bank Rakyat Indonesia), BMRI (Bank Mandiri), dan BBCA (BCAA) juga mengalami kenaikan hingga 2,28% disertai net buy asing sebesar Rp 6,04 miliar di seluruh pasar. Ini menunjukkan bahwa sentimen pasar masih agak positif terhadap beberapa perusahaan dan divisi Bursa Efek Indonesia (BEI).
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BBCA, BBRI, BMRI, BCAA
* **Sentimen Negatif:** BCAA
*Tanggal Source Berita: Minggu, 05 Juli 2026 08:48:35 WIB*