OpenAI Mau Bagi Saham ke Pemerintah AS, buat Apa?

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
KOMPAS.com – Perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) OpenAI kabarnya menawarkan saham sebanyak 5 persen ke pemerintah Amerika Serikat.

Persentase tersebut senilai 42,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 765 triliun dan didasarkan pada valuasi OpenAI setalah putaran pendanaan pada Maret 2026 yang mencapai 852 miliar dollar AS (sekitar Rp 15.306 triliun).

Laporan ini pertama kali diungkap oleh outlet media Financial Times, dengan mengutip dua orang sumber dalam.

Upaya ini konon ditempuh demi meredakan tekanan politik yang meningkat di Negeri Paman Sam tersebut.

Menurut sumber itu, CEO OpenAI, Sam Altman beranggapan bahwa berbagi kepentingan finansial ke publik, menjadi cara terbaik perusahaan untuk berbagi keuntungan dari AI.

Baca juga: Hacker Pemula Bobol 14 Perusahaan Bermodal AI Claude dan Codex OpenAI

Adapun usulan pembagian saham dari OpenAI itu merupakan bagian dari diskusi awal tentang regulasi yang bakal menetapkan bahwa badan pemerintah akan memegang 5 persen saham dari masing-masing perusahaan AI ternama di AS.

Wacana itu kemungkinan mencakup perusahaan AI seperti Anthropic, Google, hingga Meta. Artinya, selain OpenAI, ketiga perusahaan AI AS tersebut juga bakal membagikan saham ke regulator.

Namun belum diketahui apakah persentase yang diusulkan OpenAI akan disepakati semua pihak atau tidak.

Pihak Gedung Putih, OpenAI, Google, maupun Meta belum memberikan tanggapan terkait laporan ini.

Sementara itu pihak Anthropic kabarnya belum mendiskusikan perkara tersebut dengan pemerintah AS.

Adapun laporan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian pemerintah AS terhadap industri AI.

Washington disebut semakin khawatir terhadap potensi risiko keamanan siber dari model AI canggih, sekaligus meningkatnya persaingan dari model AI open source asal China yang dinilai memiliki kemampuan mendekati model AI AS, tetapi dengan biaya pengembangan yang lebih rendah.

Belum lama ini, Anthropic bahkan sempat menonaktifkan akses ke model AI terbarunya untuk mematuhi aturan pengendalian ekspor dari pemerintah AS.

Akses tersebut baru dipulihkan setelah perusahaan mengambil langkah-langkah yang diminta regulator.

Baca juga: OpenAI dan Sam Altman Digugat, Dituding Gagal Cegah Risiko Fatal ChatGPT

Gagasan pemerintah AS memiliki saham di OpenAI bukanlah hal baru. Outlet media CNBC sebelumnya melaporkan bahwa Altman telah menyampaikan ide tersebut kepada pemerintahan Trump sejak awal 2025.

Pada April 2026 lalu, OpenAI juga mengusulkan pembentukan… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Minggu, 05 Juli 2026 19:02:00 WIB*