Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terancip dalam kisaran kelemahan pada perdagangan Rabu (24/6/2026), mengalami penurunan sebesar 3,56% atau turun 217,45 poin menjadi level 5.883,88. Penurunan tersebut memperpanjang tren pelemahan IHSG yang telah berlangsung beberapa waktu dan diikuti oleh laporan berita historis yang menunjukkan peningkatan aksi jual massal yang terjadi selama periode tersebut. Berdasarkan data dari Bloomberg Technoz, penurunan ini didukung oleh penurunan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar 0,35 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya aksi jual yang signifikan pada beberapa saham utama dan menyebabkan IHSG melambat dalam tren kenaikannya. Sebelum penurunan tersebut, IHSG telah mengalami peningkatan sebelumnya yang dipicu oleh sentimen positif dari data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari ekspektasi. Ini menunjukkan bahwa aksi jual massal terjadi di tengah-tengah kondisi optimis global, memperkuat hipotesis bahwa penurunan IHSG ini tidak hanya disebabkan oleh faktor lokal namun juga oleh faktor internasional.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Minggu, 05 Juli 2026 19:08:56 WIB*