IHSG Melambungkan Indeks Gabungan Sementara Pergerakan Saham Bank dan Emiten Milik Grup Konglomerasi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melambung sebesar 1,09% menjadi posisi 5.704,7 pada sesi Rabu, 1 Juli 2026. Penurunan IHSG yang terjadi beberapa waktu lalu telah berakhir dengan rebound.

Saham-saham bank berkapitalisasi besar dan emiten milik grup konglomerasi menjadi pemberat utama pergerakan ini. PT Bank Central Asia Tbk (BCAA) memimpin naik sebesar 4,37% ke Rp 6.050, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 2,82% ke Rp 4.010.

Saham BRIS dan BBTN juga mencatatkan kenaikan signifikan. BRIS naik sebesar 3,55% menjadi Rp 1.750, sedangkan BBTN melonjak 5,96%.

Peneliti KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menyatakan rebound ini masih bersifat teknikal dan belum menandai pembalikan tren secara signifikan. Meski demikian, penguatan tersebut terjadi di tengah kinerja saham perbankan yang secara year to date (YTD) masih berada di zona negatif.

Menurut Wafi, rebound ini disebabkan oleh kombinasi faktor teknikal dan ekonomi. Penyebab utama adalah kondisi oversold yang ekstrem, efek musiman Juli yang positif secara historis, serta masuknya kembali dana investor asing ke saham BBCA dan BMRI.

Wafi juga mengatakan bahwa arus dana asing masih menunjukkan aksi jual bersih (net sell), terutama pada BBRI. Namun, ia menyebutkan bahwa ini bukan tanda akhir dari tren arus keluar dana asing. Investor asing tersebut masih melakukan rotasi portofolio secara selektif.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BBCA, BMRI, BRIS, BBNI, BBCA
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Minggu, 05 Juli 2026 07:14:15 WIB*