PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk., atau BSI, telah menetapkan tujuan untuk memenuhi batas minimum free float saham menjadi 15 persen sebelum tahun 2030. Ini merupakan langkah strategis yang diambil oleh perusahaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan transparansi operasionalnya, menurut Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo.
Anggoro menjelaskan bahwa perseroan optimistis dapat melampaui batas minimum free float sebesar 15% pada tahun depan. Saat ini, porsi saham publik BSI baru sekitar 9,33%. Direktur Utama BSI juga menyebutkan bahwa perusahaan tengah membahas beberapa opsi aksi korporasi untuk meningkatkan porsi kepemilikan publik. Namun, keputusan akhir berada di tangan pemegang saham pengendali, yakni Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Keputusan tersebut masih terkait dengan pembahasan yang sedang berlangsung.
Langkah serupa juga disiapkan oleh PT Bank CIMB Niaga Tbk., yang menetapkan tujuan untuk memenuhi free float sebelum tahun 2027 dan 2028. Sementara itu, Allo Bank Indonesia sedang menghitung jumlahnya.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** -BSI
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Minggu, 05 Juli 2026 16:34:29 WIB*