PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), yang merupakan bagian dari keluarga besar Kaesang Pangarep, menghadapi masalah keuangan yang serius. PMMP memiliki utang terbesar kepada PT Bank Permata Tbk sebesar Rp953,39 miliar dan fasilitas tambahan sekitar Rp5,49 miliar. Selain itu, PMMP juga memiliki utang kepada beberapa bank lain termasuk BCA, LPEI, dan perusahaan-perusahaan bank lokal lainnya.
Dalam keterangan resmi yang dikutip dari Keterbukaan Informasi Jumat (3/7/2026), Manajemen PMMP mengakui bahwa masalah utang tersebut telah mempengaruhi kemampuan operasional perseroan. Sebagai contoh, PMMP saat ini hanya mampu menjalankan satu unit pabrik di Situbondo dan harus melakukan pembelian dari perusahaan lain untuk memenuhi kebutuhan ekspor.
Kondisi ini juga telah menyebabkan kurangnya modal kerja yang diperlukan oleh PMMP, yang seharusnya mencapai sekitar Rp269 miliar. Dampak langsung dari keterbatasan modal tersebut adalah PHK yang dilakukan oleh PMMP, dengan jumlah staf dan pekerja yang terlibat mencapai lebih dari 200 orang selama beberapa tahun. Sebagai informasi tambahan, sekitar 7,27% saham PMMP saat ini dimiliki oleh perusahaan milik Kaesang Pangarep, PT Harapan Bangsa Kita.
PMMP juga mengakui bahwa masalah utang tersebut telah mempengaruhi kinerja dan operasional perseroan. Namun, Manajemen PMMP terus berusaha untuk melakukan restrukturisasi utang-utang tersebut untuk menyelesaikan masalah keuangan yang sedang dihadapi.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** PMMP
*Tanggal Source Berita: Jumat, 03 Juli 2026 09:42:05 WIB*