IHSG Menderita Aksi Jual Massal, Emenasasi Menjadi Pemberat Utama

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Pasar keuangan Indonesia kembali meredup di tengah aksi jual besar-besaran yang dilakukan oleh investor. Dalam data dari Bloomberg, IHSG menunjukkan penurunan sebesar 3,56%, atau turun 217,45 poin ke level 5.883,88. Hal ini memperpanjang tren pelemahan pasar setelah perdagangan awal yang cukup kuat.

Lalu lintas saham emiten emas juga tampaknya menjadi salah satu penyumbang utama penurunan IHSG. Sementara aksi jual terutama menyeret saham-saham yang memiliki potensi aset berbasis energi, termasuk minyak dan gas. Ini mencerminkan perubahan dalam preferensi investor akibat kondisi pasar dan harga pasar global.

Sektor migas, misalnya, sebelumnya telah menikmati lonjakan kinerja akibat naiknya harga minyak dunia hingga melebihi US$100 per barel. Namun, penurunan ini mengancam margin dan laba di beberapa perusahaan dalam negeri yang terkait dengan pasar migas.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Jumat, 03 Juli 2026 06:00:00 WIB*