COAL Berbalik Rugi Sebesar Rp8,23 Miliar dalam Kuartat I-2026

PT Black Diamond Resources Tbk (COAL), salah satu emiten batu bara dari PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), mengalami penurunan kinerja keuangan yang signifikan pada awal tahun 2026. Data terbaru menunjukkan bahwa COAL mencatatkan rugi sebesar Rp8,23 miliar dalam kuartal pertama tahun ini, dibandingkan dengan laba bersih sebelumnya sebanyak Rp5,35 miliar pada periode yang sama di tahun 2025. Meski demikian, COAL masih mencatat pendapatan nol untuk periode tersebut. Hal ini dapat dipelajari dari rencana pengambilalihan saham sekitar 45% kepada PT Trimata Coal Perkasa (TCP) yang dilakukan melalui mekanisme pertukaran saham atau swap share, mengingat masih dalam tahap kajian menyeluruh. Sementara itu, COAL juga mencatat peningkatan aset hingga Rp824,79 miliar pada Maret 2026, namun perlu diakui bahwa liabilitas perusahaan berada pada angka sekitar Rp466,93 miliar. Dengan sentimen positif terhadap COAL dalam rencana ini, transaksi tersebut dinilai dapat menjadi opsi yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** COAL
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Jumat, 03 Juli 2026 16:31:00 WIB*