COAL Berbalik Rugi Rp8,23 Miliar pada Kuartal I-2026

PT Black Diamond Resources Tbk (COAL), emiten batu bara dari PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), mengalami kenaikan rugi sebesar Rp8,23 miliar pada kuartal pertama tahun 2026. Hal ini berbeda dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, dimana COAL masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,35 miliar. Kenaikan rugi tersebut disebabkan oleh hilangnya pendapatan usaha perseroan, yang pada kuartal I-2026 hanya mencapai Rp0, turun dari kira-kira Rp126,52 miliar di tahun sebelumnya. Selain itu, tidak adanya laba bruto juga mempengaruhi posisi keuangan COAL. Arus kas operasi pun berada dalam kondisi negatif sebesar Rp13,79 miliar pada periode yang sama. Keputusan tersebut membuat saham COAL diperdagangkan di angka Rp22 per saham. Penurunan arus kas dan nilai aset yang cukup tinggi (Rp824,79 miliar) juga menjadi faktor penentu dalam kondisi keuangan emiten ini.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** COAL

*Tanggal Source Berita: Jumat, 03 Juli 2026 10:55:26 WIB*