BRPT Alokasikan Dividen Menyusutkan Kinerja Emenet Emas di Paruh Kedua Tahun 2026

Setelah BRPT memberikan dividen tunai sebanyak US$8,5 juta pada tahun buku 2025, kembali melakukannya dalam rangka strategi untuk penguatan kapasitas bisnis dan ekspansi jangka panjang. Namun, data dari Trading Economics menunjukkan bahwa harga emas telah terkoreksi dari level US$4.446 pada awal tahun menjadi US$4.031,4, atau turun sekitar 9,33% sepanjang tahun 2026. Meski masih di bawah target dividen yang diperkirakan untuk berada di angka US$5.000 hingga akhir tahun ini, dampak harga emas terhadap kinerja BRPT telah semakin signifikan. Namun, menurut analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, penurunan tersebut merupakan hasil dari aksi ambil untung investor di pasar dan pergerakan dolar AS yang membaik. Selain itu, fokus pada risiko inflasi global juga telah membuat investor semakin selektif dalam menambah kepemilikan emas sebagai aset safe haven. Namun, perkiraan oleh Lukman bahwa harga emas masih memiliki potensi untuk kembali naik menjadi US$4.600-US$4.800 berdasarkan keputusan bank sentral yang masih cenderung hawkish dan risiko geopolitik yang terkait dengan Iran dan AS, tetap memberikan harapan positif pada bisnis BRPT di paruh kedua tahun 2026.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BRPT

*Tanggal Source Berita: Jumat, 03 Juli 2026 03:05:38 WIB*