Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Untuk Masuk dan Daftar akan kami arahkan ke laman Subscribe Investor Daily
JAKARTA, investor.id – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) alias Grup Bakrie membocorkan arah kebijakan dividen perseroan ke depan. Perbaikan kinerja buku dan transformasi BNBR menuju bisnis hijau diyakini menjadi titik kebangkitan perseroan untuk kembali membagikan dividen kepada para pemegang saham.
Direktur BNBR Roy Hendrajanto M. Sakti menyampaikan bahwa sejak 2020, perseroan fokus memperbaiki kinerja keuangan dan hasilnya terbukti saldo laba (retained earnings) yang sebelumnya negatif kini berbalik menjadi positif.
“Jadi, artinya kalau (retained earnings) positif berarti kami sudah bisa membagikan dividen,” ucap Roy saat menjadi pembicara di program Samuel Sekuritas yang tayang secara virtual melalui kanal broker tersebut baru-baru ini.
Perbaikan buku yang kembali rapi seperti sekarang, demikian Roy, memang sudah dirancang agar BNBR bisa mendistribusikan lagi dividen kepada para pemegang saham. Sebab, dengan buku yang kembali positif berarti perseroan sedang menghimpun laba.
Beruntungnya lagi, kinerja perseroan juga didukung dengan keberhasilan mengakuisisi aset bagus berupa Jalan Tol Cimanggis-Cibitung (Cimanggis-Cibitung Tollways/CCT) sepanjang 26,18 km pada 2025.
“Jadi, pilihannya memang tahun kemarin itu, dana yang terkumpul atau retained earnings yang dihasilkan bisa saja dipakai untuk dibagikan sebagai dividen. Namun, kami melihat ada peluang yang lebih bagus. Makanya, kami masuk ke investasi terlebih dahulu di mana investasi ini akan menghasilkan laba yang lebih besar ke depan,” sebut Roy meyakinkan.
Nah, lewat proyeksi laba jumbo tersebut, emiten yang memiliki DNA usaha di sektor manufaktur dan infrastruktur ini menargetkan, dapat membayarkan dividen kembali kepada para pemegang saham, setelah 18 tahun absen.
Secara spesifik, Roy tidak menyebutkan, kapan Grup Bakrie ini akan menebar dividen. Namun, apabila mencermati hasil akuisisi Jalan Tol CCT yang disebut mulai berkontribusi dengan tambahan pendapatan sebesar Rp1 triliun pada 2026 dan diekspektasikan bertumbuh pada tahun kedua dan ketiga sejak diakuisisi pada 2025, itu artinya BNBR berpotensi mengguyur dividen lagi pada 2027-2028.
Roy tidak menepis estimasi periode pembagian dividen BNBR tersebut. “Saya tidak bilang begitu, tapi disimpulkan seperti boleh saja,” kata dia.
Sebagai tambahan informasi, Grup Bakrie resmi menguasai 100% saham CCT selaku badan usaha jalan tol (BUJT) Cimanggis Cibitung pada 28 November… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Sabtu, 04 Juli 2026 04:00:00 WIB*