PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN), salah satu bank terkemuka di Indonesia, telah secara resmi mengalami akuisisi portofolio kredit pensiun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (BTPN). Aksi ini merupakan bagian penting dalam strategi BTN untuk memperluas ekosistem bisnisnya di luar pembiayaan perumahan dan konstruksi, yang telah dilakukan sebelumnya dengan penandatanganan dua perjanjian pengalihan aset portofolio kredit pada Mei 2026. Total dana yang digelontol oleh BTN untuk transaksi kali ini mencapai Rp 12,58 triliun, atau setara dengan 34,7% dari ekuitas BTN pada akhir tahun 2025. Aset portofolio kredit SMBC, yang mencakup Kredit Pensiun (Kredit Pensiun Sejahtera), Kredit Pra-Pensiun, dan Kredit Karyawan Aktif untuk para Karyawan dari Badan Usaha Milik Negara dan/atau institusi pemerintah, telah sepenuhnya dicaplok oleh BTN. Transaksi ini berlangsung dengan mengacu pada Perjanjian Pengalihan Portofolio Bersyarat (Conditional Portfolio Transfer Agreement) yang telah rampung pada 29 Juni 2026 lalu. Ini menandakan bahwa BTN terus berinovasi dalam memperluas portofolio asetnya, terutama di sektor kredit pensiun dan karyawan aktif.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BBTN, BTPN
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 02 Juli 2026 15:58:50 WIB*