PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) pada Kamis besok, 25 Juni 2026. Bank digital ini telah menetapkan buyback maksimal sebesar Rp 200 miliar untuk periode Juli – September tahun yang sama. Manajemen Allo Bank mengatakan aksi ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham dan mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan dalam usaha pertumbuhan yang berkelanjutan. Saat ini, harga BBHI telah turun sebesar 37,58% pada awal tahun ytd (year-to-date). Aksi buyback sebelumnya juga telah dilakukan oleh BBCA dan BMRI, dengan nilai maksimal Rp 5 triliun dan Rp 1,17 triliun masing-masing. Menurut Kepala Riset KISI, Muhammad Wafi, aksi buyback lebih berperan sebagai bantalan permintaan daripada katalis penguatan harga, namun tetap menjadi sentimen positif bagi emiten karena memberikan sinyal kepercayaan diri internal. Dengan buyback, jumlah saham beredar akan berkurang dan potensi laba per saham (EPS) meningkat.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BBHI
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 02 Juli 2026 19:50:40 WIB*