Pada Rabu, 1 Juli 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan bahwa saham PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), bagian dari konglomerat Prajogo Pangestu, telah masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC). Pengumuman ini menunjukkan adanya pemegang saham terbatas yang mengendalikan sekitar 97,35% saham DGWG. Ini menjadi penambahan ke-14 emiten BEI yang masuk dalam daftar HSC pada kuartat II 2026.
Dalam catatan historis, BEI telah menambahkan beberapa emiten lain yang memiliki kepemilikan terkonsentrasi sebelumnya. Beberapa contoh termasuk PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan konsentrasi saham hingga 97,31%, serta PT Mahkota Group Tbk (MGRO) dengan konsentrasi saham mencapai 93,76%. Masuknya DGWG ke dalam daftar HSC ini berarti BEI terus mengamati pergerakan pasar dan memberikan informasi yang diperlukan kepada investor.
HSC merupakan metode untuk mengidentifikasi emiten dengan tingkat kepemilikan saham sangat konsentrasi pada sekelompok pemegang saham tertentu. Kondisi ini mempengaruhi likuiditas perdagangan saham, dimana potensi penurunan likuiditas bisa berpotensi terjadi. Namun, BEI menekankan bahwa masuknya suatu emiten ke dalam daftar HSC tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran di pasar modal.
Dalam pengumuman tersebut, Direktur BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan: \
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** DGWG
*Tanggal Source Berita: Kamis, 02 Juli 2026 13:45:00 WIB*