PT Bach Multi Global Tbk, entitas dari Grup Djarum, telah mengeluarkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Menurut berita terkini, harga yang ditetapkan berkisar antara Rp 400-500 per saham. Penawaran ini mencakup segala aspek operasional dan bisnis dari BACH, sebuah entitas dalam industri pengolahan minyak bumi. Dalam ulasan terkini oleh tim riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, penawaran tersebut menunjukkan fundamental yang solid untuk mendukung ekspansi Grup Djarum. Pendapatan BACH mencapai Rp 1,7 triliun pada tahun sebelumnya atau naik 39,7% dibandingkan dengan nilai tersebut pada tahun sebelumnya. Dari segi profitabilitas, peningkatan yang signifikan telah terjadi, mulai dari laba kotor melonjak 57,3% yoy menjadi Rp 311,4 miliar dan margin laba kotor meningkat menjadi 18%. Laba bersih naik hampir dua kali lipat atau mencapai Rp 155,5 miliar. Rasio utang terhadap aset (debt to asset ratio/DAR) BACH sebesar 0,57 kali dan rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) sebelum penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) mencapai 1,3 kali. Namun setelah IPO, DER turun menjadi 0,8 kali. Rasio cakupan bunga (interest coverage ratio/ICR) menunjukkan laba operasional lebih dari cukup untuk memenuhi kewajiban pembayaran bunga dengan nilai sebesar 11,48 kali. Margin laba bersih meningkat menjadi 9% dibandingkan dengan rata-rata industri yang berada di kisaran 2%. Dengan demikian, penawaran ini mencerminkan kondisi permodalan dan profitabilitas yang sehat bagi Grup Djarum.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BACH
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Rabu, 01 Juli 2026 17:03:00 WIB*