Pada tanggal 7 Juli, SpaceX (SPCX) akan resmi masuk dalam indeks Nasdaq 100. Ini menciptakan rekor sebagai emiten tercepat yang pernah memasuki indeks tersebut dalam sejarah. Rekam jejak ini datang satu hari setelah ulang tahun ke-55 Elon Musk, yang juga menjadi pendiri dan CEO SpaceX.
IPO SpaceX yang meroket membawa nilai pasar perusahaan Elon Musk menembus US$2 triliun. Permintaan obligasi SpaceX mencapai hingga $90 miliar, melebihi ekspektasi pasar keuangan dan membuatnya IPO terbesar dalam sejarah pasar modal global.
Dengan masuknya SpaceX dalam indeks Nasdaq 100, perusahaan ini diharapkan akan mempengaruhi sentimen pasar secara signifikan. Ini bukan saja memberi manfaat bagi SpaceX sendiri, namun juga untuk beberapa emiten lain yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan SpaceX.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), perusahaan aspal yang terkait erat dengan industri yang dipimpin oleh Elon Musk melalui SpaceX, telah menunjukkan pertumbuhan laba dalam periode ini. Namun, nilai pasar perusahaan tersebut masih jauh di belakang SpaceX.
Sebagai contoh lain, startup Castelion, didirikan oleh mantan karyawan SpaceX, menerapkan prinsip manufaktur komersial untuk memproduksi ruda amunisi. Dengan masuknya SpaceX dalam indeks Nasdaq 100, ini dapat memberi dorongan kepada startup yang memiliki hubungan dengan SpaceX dan mencerminkan potensi pertumbuhan mereka di masa depan.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** SPCX
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Selasa, 30 Juni 2026 21:26:19 WIB*