MBMA Cetak Lonjakan Laba di Q1 2026 Berkat Produksi Bijih Nikel yang Lebih Tinggi

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Transaksi cepat, all in one di halaman Order.

Imbal hasil dijamin pemerintah 100% dan bebas risiko.

Bebas pilih partner penyimpanan, harga relatif stabil.

Memiliki algoritma rekomendasi produk secara real time.

Pilihan produk sesuai syariah untuk wujudkan rencana umroh.

Menyediakan layanan manajemen kekayaan dengan penasihat investasi independen.

Membantu nasabah institusi mengelola dana investasi untuk perusahaan.

Informasi terkini dan tepercaya terkait investasi di Indonesia.

Analisis eksklusif produk investasi pilihan oleh Tim Analis Bareksa.

Definisi istilah investasi yang akurat di kamus Bareksa.

Hubungi kami melalui berbagai platform pilihan.

Temukan kesempatan berkarir bersama kami.

Melalui aplikasi Bareksa Super App, investasi jadi semudah belanja online.

Copyright 2023 © PT Bareksa Marketplace Indonesia.

MBMA membukukan PATMI US$30 juta pada kuartal pertama 2026, melonjak dari US$4 juta di kuartal sebelumnya. EBITDA naik 95% QoQ didorong perbaikan biaya manufaktur dan kontribusi limonit.

MBMA membukukan PATMI US$30 juta pada kuartal pertama 2026, melonjak dari US$4 juta di kuartal sebelumnya. EBITDA naik 95% QoQ didorong perbaikan biaya manufaktur dan kontribusi limonit.

Bareksa — PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) membukukan kinerja kuat pada kuartal pertama 2026, dengan laba yang melonjak signifikan meski pendapatan melemah secara kuartalan, berdasarkan riset Ciptadana Sekuritas Asia (30/6/2026).

Pendapatan tercatat US$455 juta, turun 9% secara kuartalan namun tumbuh 24% secara tahunan, setara 13% dari proyeksi Ciptadana dan 17% dari konsensus tahun penuh 2026. EBITDA mencapai US$144 juta, melonjak 95% secara kuartalan dan 352% secara tahunan, setara 19% dari proyeksi analis Ciptadana.

Laba bersih setelah pajak dan kepentingan non-pengendali (PATMI) membaik signifikan ke US$30 juta, dari hanya US$4 juta pada kuartal keempat 2025 dan rugi US$3 juta pada kuartal pertama 2025.

Pemulihan laba MBMA didorong oleh tiga faktor utama: penurunan biaya manufaktur dengan COGS turun 22% secara kuartalan meski pendapatan hanya turun 9%; perbaikan profitabilitas NPI (nickel pig iron) yang didukung kenaikan harga nikel LME; dan kenaikan penjualan limonit yang ditopang volume dan harga kontrak yang lebih kuat.

Ketiga faktor ini mendorong ekspansi margin yang material di seluruh lini. Margin kotor melonjak ke 27,4% dari 14,9% pada kuartal sebelumnya, margin EBITDA naik ke 31,6% dari 14,8%, dan margin bersih berbalik positif ke 6,6% dari h… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Selasa, 30 Juni 2026 10:37:07 WIB*