PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa untuk tahun buku 2025 pada Selasa, 30 Juni 2026. Acara ini menghasilkan berbagai keputusan penting dalam rangka penanganan keuangan perusahaan. Salah satu keputusan yang telah disetujui adalah penggunaan laba bersih sebesar Rp28,97 miliar untuk menjadi laba ditahan, memperkuat struktur modal bank. Sisa dari laba sekitar Rp1 miliar akan dialokasikan sebagai dana cadangan wajib. Penggunaan sisa laba lainnya tersebut merupakan bagian penting dalam strategi perusahaan untuk meningkatkan keseimbangan keuangan dan stabilitas operasional, serta memastikan kelangsungan bisnis selama periode yang akan datang. Selain itu, RUPST juga menyetujui penggunaan hak suara sebesar 50% dari laba bersih tersebut sebagai dividen bagi pemegang saham. Dalam rangka penerapan peraturan regulator, seperti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), bank telah mengambil langkah untuk menunjuk Chialmi Dialdestoro Rosalim sebagai Wakil Direktur Utama dan Peter Suwardi sebagai Direksi pada jajaran direksi. Hal ini dilakukan setelah perizinan fit and proper dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diperoleh. Sebagai langkah lanjutannya, Bank Mayapada juga menyetujui perubahan jajaran komisaris bank dengan menyebutkan Dato’ Sri Prof. DR. Tahir sebagai Komisaris Utama dan Ir. Kumhal Djamil sebagai Komisaris Independen. Selain itu, Drs. Da’i Bachtiar dipercat sebagai Komisaris Independent. Ini merupakan langkah strategis yang dilakukan oleh Bank Mayapada untuk meningkatkan integritas manajemen dan efisiensi operasional.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** MAYA
*Tanggal Source Berita: Selasa, 30 Juni 2026 20:40:14 WIB*