Allo Bank Tunjukkan Kondisi Keuangan Dengan Pembagian Dividen Sebesar 49,97%

PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), salah satu bank digital terkemuka di Indonesia, telah memutuskan untuk menebar dividen tunai senilai Rp286,97 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar pada Kamis (25/6/2026). Nilai tersebut mencerminkan sekitar 49,97 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp574,26 miliar. Pembagian ini merupakan bagian penting dalam strategi perusahaan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kepercayaan investor.

Dengan demikian, para investor emiten bank besutan Chairul Tanjung (CT) itu akan mendapat jatah dividen senilai Rp13,28 per lembar. Berdasarkan data perdagangan saham perseroan periode Senin, 29 Juni 2026 di level Rp885, BBHI menawarkan dividen yield sebesar 1,5%. Selanjutnya, sisa laba bersih Rp287,28 miliar setara 50 persen dicatat sebagai laba ditahan. Dengan total ekuitas sebesar Rp7,5 triliun, rencana pembagian dividen ini sesuai data keuangan per 31 Desember 2025.

Allo Bank (BBHI) memutuskan untuk menebar dividen tersebut secara terstruktur. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi akan dilakukan pada 3 Juli 2026, dengan Ex dividen pada 6 Juli. Pembayaran dividen akan dilakukan pada tanggal 15 Juli 2026. Dengan demikian, investor dapat menilai kekuatan keuangan BBHI dalam menciptakan pendapatan yang stabil dan berkala untuk investasi mereka.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BBHI
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Selasa, 30 Juni 2026 07:20:00 WIB*