PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO), pengelola gerai ritel Depo Bangunan, telah membagikan dividen tunai sebesar Rp10,2 miliar atau sekitar Rp1,5 per saham dari laba tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang disahkan pada hari ini.
Dalam RUPST tersebut, DEPO juga menetapkan pembentukan dana cadangan sebesar Rp5 miliar sesuai peraturan yang berlaku. Sisa laba bersih setelah pengurangan dana cadangan akan dicatat sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha ke depan.
Perseroan telah mempertahankan kinerja usaha yang solid sepanjang tahun 2025, dengan pendapatan usaha mencapai Rp2,88 triliun atau meningkat 2,1% dibandingkan pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini dipicu oleh peningkatan penjualan di berbagai wilayah operasional Perseroan, termasuk Bali.
Laba bersih yang dapat diattribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp77,0 miliar untuk tahun buku 2025. DEPO juga telah menunjuk Henryanto Komala sebagai Direktur Utama dan Kambiyanto Kettin sebagai Komisaris Utama mulai dari tanggal 1 Juli 2026.
Kambiyanto Kettin menyampaikan bahwa DEPO akan terus fokus memperkuat pertumbuhan jangka panjang melalui kombinasi ekspansi yang terukur, peningkatan efisiensi operasional, penguatan portofolio produk, dan pengembangan kapabilitas digital. Perseroan berharap dapat mengakses peluang pertumbuhan di berbagai wilayah Indonesia.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** DEPO
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Senin, 29 Juni 2026 21:23:02 WIB*