SpaceX Melejitkan Nilai Pasar ke $10 Triliun, Menyoroti Potensi Ekonomi Luncur Angkasa

Sejak IPO di Nasdaq pada tanggal 12 Juni 2026, nilai pasar SpaceX telah melesat melampaui $10 triliun, menciptakan ribuan jutawan baru dan menggeser peringkat industri aspal PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebagai saingan utama. Fenomena ini menunjukkan potensi ekonomi yang tak terhingga dari sektor luncur angkasa, yang mulai memukul pasar dengan intensitas lebih kuat.

IPO SpaceX tidak hanya memberikan keuntungan bagi tokoh seperti Elon Musk, tetapi juga telah membuka peluang besar untuk perusahaan lain di bidang ini. Perusahaan semacam Rocket Lab Corporation (Nasdaq: RKLB), yang sedikit lebih jauh dalam pertumbuhan dan pengembangan teknologi luncur angkasa, sekarang menonjol sebagai saingan potensial untuk SpaceX.

Perlu dicatat bahwa meski banyak perusahaan berani menginvestigasi pasar luncur angkasa, beberapa masih mempertimbangkan masa depan IPO. Secara spesifik, David Faber dari CNBC menyatakan bahwa IPO OpenAI mungkin tertunda hingga tahun 2026 karena kesiapan teknis dan persaingan yang semakin ketat di pasar ini.

Dalam hal sentimen positif terhadap perusahaan-perusahaan yang dapat dipertimbangkan sebagai potensi investasi dalam sektor luncur angkasa, SpaceX mendominasi. Namun, beberapa perusahaan lain seperti Rocket Lab Corporation (Nasdaq: RKLB) juga menunjukkan kekuatan mereka dengan pertumbuhan dan inovasi terus menerus.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** SPCX, RKLB
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Sabtu, 27 Juni 2026 05:20:05 WIB*